PERENCANAAN FASILITAS SISI UDARA BANDAR UDARA TJILIK RIWUT KOTA PALANGKA RAYA
Kata Kunci:
Airport, ICAO, Aircraft, Runway, Taxiway, ApronAbstrak
Bandar Udara Tjilik Riwut terletak di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Bandar udara ini dikategorikan Bandar Udara domestik dengan kelas Bandar Udara yaitu kelas 1, luas lahan fasilitas sisi udara yang ada : Runway :112.500m^2, Taxiway : 2967m^2, Apron : 35.132m^2, Turning Area : 2.250m^2, RESA : 8.100m^2, Runway strip : 72.750m^2 dan Hanggar : 391m^2. Dalam pengembangan Bandar Udara dan terminal baru yang diresmikan pada tanggal, 8 April 2019 oleh Presiden Republik Indonesia, kapasitas sisi udara Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya bisa menampung hingga jenis pesawat B-737-900ER, pesawat B-737-900ER ini bisa menampung hingga 189 penumpang dan membutuhkan jarak lepas landas dengan presentase tingkat muatan 90% ialah sepanjang 1.980 meter. Sehingga dalam penelitian ini, peneliti ingin mengevaluasi fasilitas sisi udara (landasan pacu, landasan hubung dan parkir pesawat) di bandar udara agar sesuai dengan jarak aman untuk pesawat jenis B-737-900ER dan pesawat rencana yang sama / setingkat diatasnya, juga menyesuaikan dengan peraturan standar keselamatan penerbangan yang ada. Data yang digunakan adalah data primer berupa data beban pesawat rencana, data California Bearing Ratio (CBR) tanah dan jumlah lintas pesawat, sedangkan data sekunder berupa kelas bandara, layout, jumlah penumpang, jumlah pesawat terbang, jenis pesawat dan rute penerbangan, kondisi lingkungan dan jenis tanah. Metode yang diguanakan adalah Metode Federation Aviation Administration (FAA). Kebutuhan landasan pacu untuk pesawat rencana jenis Airbuss 330-300 yaitu 3650 meter. Kebutuhan tebal pekerasan untuk pesawat jenis Airbuss 330-300 yaitu lapisan permukaan 13 cm, lapisan pondasi atas 18 cm, dan lapisan pondasi bawah 59 cm. Artinya panjang dan tebal runway di Bandar Udara Tjilik Riwut belum ideal digunakan secara maksimal untuk pesawat berbadan lebar dan jika ingin mendatangkan pesawat berbadan besar perlu adanya penambahan panjang dan lebar landas pacu agar sesuai dengan karakteristik pesawat rencana.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Yanshon Happy, Yohanes Gloria Oley

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright & License
Copyright
Authors published in this journal agree to the following terms:
1. The copyright of each article is retained by the author (s).
2. The author grants the journal the first publication rights with the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution License, allowing others to share the work with an acknowledgment of authorship and the initial publication in this journal.
3. Authors may enter into separate additional contractual agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to institutional repositories or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (For example in the Institutional Repository or on their website) before and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and larger citations of published work.
5. Articles and all related material published are distributed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
License
Huma Tabalien Jurnal (HTJ) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License