PENGARUH PENAMBAHAN BOTTOM ASH TERHADAP TANAH CLAY UNTUK MENAIKAN KUAT TEKAN BEBAS

Penulis

  • Miming Virganinda Burako Universitas Kristen Palangka Raya
  • Deky Surianto S Universitas Kristen Palangka Raya

Kata Kunci:

Clay Soil, Bottom Ash, Free Compressive Strength, Stabilization, Density

Abstrak

Tanah merupakan salah satu material yang sangat berpengaruh dalam merencanakan konstruksi bangunan, jalan serta jembatan. Sehingga dalam perancangan konstruksi perlu memperhatikan sifat serta daya dukung tanah dimana konstruksi itu akan di bangun. Salah satunya jenis tanah clay dimana bisa juga disebut tanah lempung yang seringkali menimbulkan problematika. Jenis tanah tanah clay ini juga terdapat di daerah Kota Palangka Raya, dengan daya dukung tanah yang rendah dan mengakibatkan kerusakan pada struktur jalan dan juga bangunan, sehingga perlu cara untuk memperbaiki jenis tanah ini salah satunya dengan stabilisasi. Bottom Ash atau Abu dasar yang merupakan produk sampingan yang kasar, berbutir, dan tidak mudah terbakar yang dikumpulkan dari bagian bawah tungku yang membakar batu bara untuk menghasilkan uap, produksi tenaga listrik, bisa di manfaatkan sebagai bahan pengisi konstruksi, agregat untuk beton dan blok pasangan bata, pengganti pasir untuk traksi di jalan raya. Pada penelitian ini, akan melihat efisiensi kadar campuran Abu Dasar (Bottom Ash) untuk mendapatkan nilai kuat tekan bebas.
Jenis penelitian ini adalah pengembangan penelitian eksperimen, dimana penelitian ini dilakukan di Laboratorium penelitian ini melalui beberapa tahap pengujian yang dilakukan yaitu: Analisa Saringan, uji berat jenis tanah, Uji batas atterberg (uji Liquid Limit dan Plastis Limit) untuk mendapatkan Indeks Plastisitas. Uji pemadatan tanah standar dengan menggunakan Proctor Test untuk mendapatkan kadar air optimum dan kepadatan optimum. Uji Kuat tekan bebas (unconfined) untuk mendapatkan nilai kuat tekan bebas. Dari pengujian Analisa saringan, berat jenis, batas atterbeg dan nilai CBR, termasuk tanah lempung yang memerlukan perbaikan sifat mekanis tanah dengan penambahan bahan additive. Kuat tekan bebas campuran tanah dengan penambahan Buttom Ash yang dilakukan di laboratorium PT. Karya Halim Sampoerna, Palangka Raya, dari sampel yang telah diujikan Buttom Ash dan tanah clay yakni dengan campuran 0%, 6%, 8%, 10%, pada campuran 0% nilai kuat tekan rata-rata sebesar 53,44 kg/cm², campuran 6% rata-rata sebesar 63,71 kg/cm², campuran 8% rata-rata sebesar 94,54 kg/cm², Nilai kuat tekan terbesar dihasilkan pada saat berada dikondisi tanah dengan bottom ash 10% dengan nilai kuat tekan rata-rata_sebesar 121,26 kg/cm², dikarenakan sifat bottom ash yang dapat menyerap air dan pencampuran tanah menyebabkan sampel tanah yang akan diuji menjadi kaku

Diterbitkan

2024-12-10

Cara Mengutip

Miming Virganinda Burako, & Deky Surianto S. (2024). PENGARUH PENAMBAHAN BOTTOM ASH TERHADAP TANAH CLAY UNTUK MENAIKAN KUAT TEKAN BEBAS. Huma Tabalien Jurnal (HTJ), 4(2), 13–19. Diambil dari https://htj.ukpr.ac.id/HTJ/article/view/46